Kitab untuk Para Murid dan Guru Millenial

Ditulis oleh: Bapak Hadziq Qulubi, S.Pi, M.Pd.I

Source of the Picture : www.google.com

Pendidikan adalah proses transformasi ilmu pengetahuan dan pengalaman dari seseorang ke orang lain yang biasa di sebut guru dan murid. Istilah guru dalam bahasa Jawa dikonotasikan menjadi digugu lan ditiru, artinya seseorang yang menyandang predikat guru harus bisa di patuhi dan diikuti setiap amal dan perbuatannya, maka tidak ringan menjadi guru itu, meski juga tidak seberat yang ditakuti.

Sedangkan murid, diambil dari serapan bahasa Arab "muriidun" yang artinya orang yang butuh. Ihwal ini menunjukkan bahwa murid harus lebih semangat dalam menggapai ilmu, baik ilmu bidang agama ataupun bidang umum. Karena pada prinsipnya mereka adalah komponen yang butuh akan Ilmu. Seiring perkembangan, sudah terjadi pergeseran istilah, dari murid menjadi siswa atau peserta didik. Sekilas nampaknya tidak ada pengaruh, namun ketika ditelisik lebih dalam, ada efek yang terjadi. Karena istilah yang terpakai adalah pesertadidik, maka cenderung lebih pasif mengikuti model peserta yang memang cenderung ikut saja. Akan beda manakala menggunakan istilah murid dengan makna seperti di atas.

Kemudian, dalam literasi lembaga pendidikan yang khas Indonesia "pesantren", ada 2 kitab yang tidak asing  dikalangan santri dan Kyai, yakni kitab Ta'limul Mutaalim dan Adabul Mua'llim. Kedua kitab ini menjadi kajian wajib para santri dan guru pemula untuk mendasari mereka dalam belajar dan mengajar, karena didalamnya memuat metodologi dalam belajar maupun mengajar.


Dalam kesempatan ini, penulis hanya akan  menuliskan isi (pasal) dari masing-masing kitab tersebut. Adapun Isi kitab Ta'limul Mutaalim adalah :
1. Pasal tentang hakekat ilmu dan Fiqh.
2. Pasal tentang keutamaan niat dalam belajar
3. Pasal tentang memilih ilmu, guru dan teman
4. Pasal tentang keutamaan ilmu dan ahli ilmu
5. Pasal tentang bersungguh sungguh dalam belajar
6. Pasal tentang memulai belajar dan ketentuan didalamnya
7. Pasal tentang tawakal
8. Pasal tentang waktu-waktu yang utama dalam belajar
9. Pasal tentang sifat yang kuat dalam nenerima kebaikan
10. Pasal tentang mendatangkan kemanfaatan ilmu
11. Pasal tentang wira'i (menjaga dari perbuatan haram)
12. Pasal tentang hal hal yang memudahkan menghafal dan membuat mudah lupa
13. Pasal tentang hal hal yang dapat menarik dan mencegah Rizqi

Itulah pasal atau bab yang ada dalam kitab Ta'limul Mutaalim. Semoga kita tergerak untuk mengkaji isi dan mengamalkannya.

0 Comments